Selasa, 16 Februari 2021

Pengalaman Jadi Co-Writer Naskah Teater Musikal "Anugerah Terindah"

 

teater musikal anugerah terindah

Tahun 2020 memang sudah lewat, tapi ada satu peristiwa terbaik yang saya alami di tahun itu yang mungkin akan sulit saya lupakan hingga tahun-tahun mendatang, yaitu menjadi partner Mas Agus Noor sebagai penulis naskah teater musikal Anugerah Terindah. Pertunjukan ini dimainkan oleh Sal Priadi, Mikha Tambayong, Ayushita, Asmara Abigail dan Roy Sungkono. Pertunjukan ini merupakan produksi kerja sama Titimangsa Foundation dan Mola TV, serta dapat disaksikan sejak tanggal 5 Desember 2020 di Mola TV.


Saya sendiri nggak menyangka bisa terlibat dalam pertunjukan tersebut, terlebih menjadi co-writer bersama Mas Agus Noor. Saya sendiri adalah penggemar karya-karya Agus Noor sejak saya kuliah. Bahkan, beberapa cerpen yang saya tulis gayanya terinspirasi dari gaya menulisnya. Saya akan bercerita tentang bagaimana awalnya saya bisa terlibat di project ini.


Di bulan September 2020, saya sedang scroll Facebook dan menemukan status Mas Agus Noor yang menginfokan bahwa dia sedang menggarap dua project untuk bulan Oktober. Di salah satu project tersebut ia menyebutkan bahwa akan menggarap pertunjukan musikal dari sebuah band dan membutuhkan penulis muda untuk membantunya. Jika ada yang ingin merekomendasikan seseorang atau dirinya sendiri silakan tulis di kolom komentar beserta link karyanya.


Saya pun ikutan komentar dengan nekat, mengajukan bahwa diri saya bersedia untuk membantu dan menyertakan link buku Turn on the Radio. Setelah meninggalkan jejak di kolom komentarnya, saya tidak berharap terlalu banyak. Karena untuk bisa sampai dipilih rasanya kok ya kayak mimpi yang ketinggian. Saat itu di statusnya bahkan saya tidak tahu pertunjukan ini akan diproduksi oleh siapa, pemainnya siapa, dan band yang dimaksud band apa saya juga tidak tahu. 


Tapi, memang bukan itu yang terpenting bagi saya. Bisa kerja bareng dengan Mas Agus Noor merupakan sebuah pengalaman yang pastinya berharga banget buat saya. Saya juga sudah pasti yakin ini sebuah project yang keren, karena project apa pun yang dikerjakan oleh Mas Agus Noor nggak ada yang nggak keren deh kayaknya, hehe.


Beberapa hari setelah komentar di statusnya itu, dia membalas komentar saya, bahwa saya diminta mengirim email padanya. Saya pun segera kirim email dengan mengenalkan kembali diri saya. Tidak lama setelah itu, ia pun membalas email saya dan langsung menceritakan tentang project yang awalnya masih rahasia itu. 

pemain anugerah terindah
Bersama para pemain teater musikal "Anugerah Terindah"

Saat itu saya belum tahu siapa pemainnya, hanya saja dia mengutarakan bahwa pertunjukan ini dibuat berdasarkan lagu-lagunya Sheila on 7. Wow! Rasanya kayak nggak percaya sewaktu nerima email-nya. Saya ngerasa saya sedang bermimpi. Sheila on 7 adalah band yang turut memeriahkan masa remaja saya. Bahkan saya dan teman-teman sekolah dulu pernah bikin drama ala-ala yang pakai lagu-lagunya Sheila. Nggak nyangka sekian tahun setelahnya saya malah ikutan bikin drama benerannya.


Setelah ngobrol-ngobrol lewat Whatsapp dan email, kami pun berencana meeting di kantornya Titimangsa bersama Pimpinan Produksinya yaitu Mbak Tia. Saat meeting pertama itulah saya baru dikasih tahu para pemainnya, dan rasanya makin nggak percaya pas lihat nama-nama mereka. Ini serius bakalan mereka yang main? 

Terus malam itu berlangsung dengan seru sekali. Kami bertiga diskusi soal karakter tokoh, alur cerita, dan karena berdasarkan lagu, jadi kami juga nyesuain dengan 8 judul lagu Sheila on 7 yang akan dimasukkan dalam cerita. Kalau biasanya bikin cerita dulu lalu cari soundtrack, ini kebalikannya, dari lagu lalu dibuat ceritanya. Rasanya kayak mimpi ngolah cerita bareng Mas Agus Noor.

Meeting pertama di kantor Titimangsa


Dari pertemuan pertama itu, saya dan Mas Agus pun membuat naskah versi kami masing-masing. Dengan waktu yang relatif singkat, saya nulis cerita sambil setiap waktu ditemani lagu-lagunya Sheila on 7 untuk bener-bener ngebayangin adegan dan dialognya. 

Setelah itu naskah dari saya diolah oleh Mas Agus Noor dengan cerita yang juga sudah dia buat dan dia meminta saya untuk menambahkan dialog di beberapa bagian. Kemudian kami pun zoom meeting pertama dengan para pemain untuk membaca naskah awal. Saat zoom meeting tersebut juga ikut serta Mbak Happy Salma selaku produser dan Mbak Ana selaku asisten sutradara. Setelah pertemuan virtual itu, berlanjutlah ke latihan-latihan yang diadakan di Titimangsa. 

Bersama sutradara, produser, dan pimpinan produksi teater musikal "Anugerah Terindah"

Sebelum latihan, kami berempat, yaitu saya, Mas Agus, Mbak Happy dan Mbak Tia juga meeting dulu untuk merampungkan naskah yang akan kami berikan ke para pemain. Walau malam-malam meeting-nya entah kenapa rasanya nggak capek sama sekali, dan setelah itu pun langsung nambahin dialog ke naskah, sesuai yang diminta Mas Agus.


Besoknya, pas latihan pertama saya pun datang. Pemain yang hadir saat itu hanya Roy Sungkono dan Sal Priadi. Saat itu rasanya masih kayak mimpi, sih. Prosesnya nggak lama, terus setelah beberapa hari latihan di Titimangsa, kita pun latihan langsung di Gedung Kesenian Jakarta.


Yang bikin cukup tercengang juga adalah orang-orang yang berada di belakang layarnya. Mulai dari penata rias, kostum, musik, tari, cahaya, dan lain-lain semuanya bukan orang sembarangan. Mereka semua memang orang-orang yang berbakat dan berdedikasi di bidangnya masing-masing.  

tim kerja anugerah terindah
Bersama Asisten Sutradara, penata rias, penata kostum, penata tari, dan pemusik teater musikal Anugerah Terindah

Menjelang pementasan, lebih kaget lagi ternyata Reza Rahadian dan Dira Sugandi ikutan tampil juga. Bener-bener kejutan banget buat saya, terutama Reza Rahadian. Tahun 2012/2013-an pernah ketemu dia waktu wawancara untuk rubrik profil di Koran Jakarta, eh tiba-tiba ketemu lagi di project yang sama. Sungguh, kebayang aja nggak sebelumnya. Udah gitu, karena ini dialihwahanakan ke dalam bentuk film untuk tayang di televisi, ada sutradara visual yang melakukannya, yaitu Kamila Andini. Bener-bener project yang jadi anugerah terindah dalam hidup saya di tahun 2020. 


Waktu nonton tayangannya di Mola TV dan ngelihat nama sendiri muncul di credit title ternyata rasanya semagis itu. Rasanya mau banget untuk bisa punya kesempatan ngebuat naskah lagi. Semoga ada jalannya, ya! Amin.

Cara Menonton Teater Musikal Anugerah Terindah

Teater musikal ini dapat ditonton di Mola TV dengan klik link di sini
Cukup berlangganan sebulan dengan membayar Rp12.500 sudah bisa menyaksikannya dan juga bisa menonton tayangan lainnya di Mola TV.

Teater Musikal Anugerah Terindah




Pemain: Mikha Tambayong, Roy Sungkono, Ayushita, Sal Priadi, Asmara Abigail
Penampilan khusus: Dira Sugandi, Happy Salma, Reza Rahadian
Produser: Happy Salma
Sutradara: Agus Noor
Penulis Naskah: Agus Noor dan Aprillia Ramadhina
Penata Artistik: Iskandar Loedin, Penata Video: Deden Jalaludin Bulqini
Penata Cahaya: Deray Setyadi
Penata Musik: Agus Wahyudi & Prince of Fireflies
Penata Tari: Josh Marcy
Penata Kostum: Retno Ratih Damayanti
Penata Rias: Oscar Daniel & Sariayu Martha Tilaar
Penata Suara: Anton Gendel
Asisten Sutradara: Heliana Sinaga
Manajer Panggung: Doni Lazuardi
Pimpinan Produksi: Pradetya Novitri
Foto Poster: Tompi
Sutradara Visual: Kamila Andini

Sinopsis Teater Musikal Anugerah Terindah

Teater musikal Anugerah Terindah bercerita tentang lima orang sahabat yang terdiri dari tiga orang perempuan pemilik butik dan dua orang pemilik kafe, yang kedua toko mereka bersebelahan. Pertunjukan dibuka dengan lagu "Tunjuk Satu Bintang" dan diakhiri dengan lagu "Melompat Lebih Tinggi". 

Bianca (Mikha Tambayong) memiliki pacar seorang influencer yaitu Arya (Roy Sungkono), teman Roy, yaitu Hed (Sal Priadi) juga suka dengan Bianca. Sementara itu, dua sahabat Bianca yaitu Abidari (Ayushita) mencintai Arya, dan Tie (Asmara Abigail) menyukai Hed.
 
Kisah cinta segi lima ini menjadi rumit karena jika mereka memperjuangkan cinta mereka masing-masing, maka akan ada hati yang harus terluka. Lantas apa yang harus mereka korbankan? Cinta ataukah persahabatan?

Publikasi

Berita tentang teater musikal Anugerah Terindah di berbagai media:


- Tirto.id: Sinopsis Anugerah Terindah, Teater Musikal yang Tayang di Mola TV

- Kapanlagi.com: Review: Teater Musikal Anugerah Terindah, Visualisasi Magis dari Lagu Hits Karya Eross Candra

- CNNIndonesia.com: Anugerah Terindah, Teater Musikal Adaptasi Lagu Sheila On 7

- Kompas.com: Tayangkan Teater Musikal Anugerah Terindah, Mola TV Dukung Teater Indonesia

- Antaranews.com: Teater musikal "Anugerah Terindah" angkat lagu-lagu Sheila On 7

- Grid.id: Yuk Nonton! Teater Musikal Anugerah Terindah Kolaborasi Indah dari Titimangsa Foundation dan Mola TV

- Detik.com: Teater Musikal Anugerah Terindah Tayang di Mola TV

- Tribunnews.com: Teater Musikal Anugerah Terindah Siap Tayang di Mola TV, 8 Artis Ini Bakal Tampil, Ada Reza Rahadian

 

5 komentar:

  1. Wiiwss...bacanya ikutan bangga sama April :D

    Selamat ya, Pril, semoga kariernya makin bersinar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aw makasih udah baca Dea. Amin. Semoga Dea juga selalu bikin karya yang cerah dan menghangatkan hati ya seperti matahari ☀️

      Hapus
  2. wakkkks agus noor penulis cerpen kompas dan cerpenis kegemaran aku banget..keren kali kak bisa ada di project orang orang keren pula...jadi penasaran dengan teaternya nanti...dan itu ada asmara abigail juga ya ��

    BalasHapus
  3. Wah Agus Noor yang terkenal itu mbak April, luar biasa sekali bisa kerja sama dengannya ya, mana bisa ketemu Reza Rahadian lagi. Pasti pengalaman yang tidak terlupakan ya.

    Kalo aku belum pernah ketemu sama mereka sama sekali.

    BalasHapus
  4. Keren banget, Mbak April
    Aku ikut bangga.

    Seneng banget pastinya bisa satu projek dengan idola kita, sukses terus ya Mbak. Semoga tahun ini lebih moncer lagi. Aamiin

    BalasHapus