Selasa, 21 Juli 2020

Pengalaman Bekerja Sebagai Senior Content Editor di ShopBack Indonesia

Juli 21, 2020 0


Setiap pengalaman hidup saya pastinya merupakan sebuah perjalanan yang berharga. Termasuk selama bekerja di ShopBack Indonesia sebagai Senior Content Editor. Setiap harinya menawarkan hal baru dan ada banyak hal yang saya syukuri selama bekerja di sana.
Berikut ini sedikit yang bisa saya rangkum.

1. Mengelola Blog dengan Berjuta-juta Pageview

Ini pengalaman pertama dalam hidup saya bertanggung jawab untuk mengelola blog berjuta-juta pageview. Bekerja sama dengan vendor, freelancer, dan anak magang untuk menghasilkan artikel yang tidak hanya menarik untuk pembaca tapi juga bermanfaat bagi perusahaan. Karena setiap artikel di blog ShopBack adalah bagian dari konten pemasaran.

2. Memproduksi Artikel Advertorial untuk Berbagai Macam Brand

Senang sekali di sini saya mendapatkan kesempatan untuk menulis artikel advertorial dari para klien ad sales ShopBack. Berbagai brand tersebut di antaranya adalah, POND’S, Garda Oto, Anlene, Fujifilm, Huawei, Oppo, Realme, Fatigon, Slim & Fit, dan masih banyak lagi.

3. Bekerja Sama dengan Banyak Tim dari Berbagai Divisi

Hal paling menyenangkan yang nggak mungkin saya lupa adalah bekerja sama dengan teman-teman dari berbagai divisi, mulai dari tim Design, Campaign, Paid Marketing, Partnership dan Sales. Bangga sekali saya bisa kerja bareng dengan orang-orang bertalenta dari divisi-divisi tersebut.

4. Content Partnership dengan pihak Line Today

Ini juga bagian yang membanggakan, karena artikel-artikel blog ShopBack bisa tayang di Line Today, yakni pada momen bulan Ramadhan. Walaupun untuk bisa mengintegrasikannya dengan baik harus beberapa kali menghubungi pihak tim IT agar tidak hal-hal eror saat artikel tersebut tayang di Line Today.

5. Offsite Naik Kapal Pesiar


Desember 2019, seluruh ShopBacker di semua negara ikutan offsite naik kapal pesiar. Ini merupakan pengalaman yang bisa dibilang juga paling menyenangkan. Kami semua berkumpul di kantor pusat ShopBack yang ada di Singapura sebelum berangkat. Lumayan banget 3 hari 2 malam di kapal pesiar. Di sana juga makin kenal dengan tim-tim dari negara lain. Seru abis!

6. Olahraga di Kantor

Sebelum pandemi, tiap hari Rabu malam setiap abis jam kantor biasanya ada sesi olahraga. Itu untuk pertama kalinya saya ikutan olahraga di kantor. Saat itu saya sempat ikutan sesinya pound fit. Enak banget!

7. Bekerja Sama dengan Orang-orang dari Negara Lain


ShopBack ada di 9 negara, Singapura, Indonesia, Australia, Vietnam, Thailand, Taiwan, Korea, Malaysia dan Filipina. Kerjaan kita pun pastinya berhubungan juga dengan tim dari negara lain. Jadi, kita terbiasa juga untuk komunikasi dengan bahasa Inggris. Ini jadi semakin melatih skill bahasa Inggris yang saya miliki. 

Tentu ada banyak hal lainnya yang pastinya sangat menyenangkan dan jadi pengalaman berharga buat saya selama bekerja sebagai Senior Content Editor di ShopBack Indonesia. Pengalaman yang sangat berharga, yang nggak akan saya lupa sampai kapan pun. Saya bangga betul pernah jadi bagian dari keluarga ShopBack Indonesia. 

Semoga semua tim yang bekerja di ShopBack bisa terus sukses dan bertumbuh, begitu pun untuk ShopBack Indonesia, semoga bisa terus berjaya di tahun-tahun berikutnya! Amin.





Selasa, 12 November 2019

Perjalanan Aman dan Nyaman dengan Transportasi Masa Kini yang Lebih Baik

November 12, 2019 8
stasiun MRT Dukuh Atas
Stasiun MRT Dukuh Atas. Foto: Aprillia Ramadhina.
Beberapa hari ke belakang, ramai sekali diberitakan tentang sebuah tempat baru di Blok M bernama M Bloc Space. Saya pun penasaran ingin tahu seperti apa tempatnya. Ditambah saya memang berniat mencoba naik MRT yang juga ada di Blok M. Jadi, saya pun berniat mengunjungi M Bloc Space yang lagi ngehits dan wisata transportasi dengan mencoba naik MRT. Untuk sampai di Blok M, saya terlebih dulu harus ke Ciledug terlebih dulu. 

Sabtu, 19 Oktober 2019

Meresapi Lagom, Keseimbangan Hidup yang Membahagiakan di Apartemen Skandinavia Tangerang

Oktober 19, 2019 7


Kebahagian bisa timbul dari kesederhanaan hidup. Kesederhanaan dalam artian hidup yang sesuai, yang tidak berlebihan maupun kekurangan. Hal-hal yang berlebihan biasanya tidak baik. Terlalu banyak pikiran bisa membuat kita stres. Terlalu banyak bekerja bisa membuat kita kelelahan. Terlalu banyak makan bisa membuat kita malas bergerak. Bahkan, terlalu banyak tidur pun bisa bikin pusing kepala. 

Rabu, 02 Oktober 2019

Pentingnya Backup Data Smartphone, Solusi Bikin Penyimpanan Lega dan File Penting Terjaga #SanDiskAPAC

Oktober 02, 2019 38
Foto: Aprillia Ramadhina

Saya pernah menyesal karena nggak terbiasa back up data smartphone. Waktu ponsel saya rusak nggak bisa nyala lagi, data-datanya di dalamnya pun nggak bisa dilihat lagi. Banyak foto anak saya, Arina sewaktu masih bayi, yang hilang begitu saja. Saya sama sekali nggak terpikir untuk pindahin semua fotonya ke flashdisk

Foto: www.sandisk.id. Olah grafis: Apriltupai.com


Padahal, back up data smartphone itu penting banget. Terutama saya sebagai orangtua. Berasa banget storage ponsel jadi lebih cepat penuh setelah punya anak. Karena anak lagi ngapain aja difoto dan divideoin. Anak baru bangun, anak lagi tidur, anak lagi makan, anak lagi joget, anak lagi nguap, lagi ngupil dan lain-lain.

Arina baru bangun tidur. Ngeblur tapi gemes! 

Bagi saya, mengabadikan momen dan cerita kehidupan anak itu penting banget. Selain buat kenang-kenangan kalau nanti dia sudah besar, sekaligus untuk merekam tumbuh kembangnya. Jadi saya tahu kapan anak saya mulai belajar sesuatu atau mulai bisa melakukan sesuatu, dan semua memori itu tersimpan abadi.

 
Kapan terakhir kali back up data smarthpone?


Foto: Aprillia Ramadhina


Pengalaman kehilangan data karena smartphone rusak tentu nggak ingin saya rasakan lagi. Ponsel hilang atau rusak, kita bisa beli lagi. Tapi, kalau sudah data yang hilang, mau dicari ke mana lagi? Kadang, data itu bahkan jauh lebih berharga dari harga ponselnya sendiri.

Jadi, mulai sekarang, nggak boleh lagi males back up data smartphone. Tapi, ternyata nggak cuma saya aja, lho yang punya kebiasaan buruk begini.  Sebuah perusahaan yang bergerak di teknologi informasi asal Amerika Serikat, Western Digital merilis survei mengenai masalah yang dihadapi pengguna smartphone di Indonesia perihal kehilangan data penting dan keterbatasan memori pada ponsel.

Sumber: competition.c2live.com

Mereka meriset 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan dan Makassar. Dalam riset yang berjudul "Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey" menunjukkan bahwa 67% dari responden mengaku pernah kehilangan data di smartphone mereka. Walaupun lebih dari 80% responden telah menyadari pentingnya melakukan back up data, ternyata hanya sepertiga dari mereka yang melakukan back up data secara teratur setiap bulannya. Nah, kan mari bergabung kepada kelompok orang-orang yang kesel kalau data hilang tapi males back up, hahaha.

Jangan dong, ya, saya udah kapok ngerasain kehilangan data. Pengalaman ponsel rusak yang bikin data saya ikutan raib tentu nggak ingin saya rasakan lagi. Semua itu jadi pelajaran yang berharga. Saya nggak mau lagi merasakan kehilangan data-data penting karena lupa back up data. Padahal, itu cara yang perlu kita lakukan biar ponsel kita nggak sesak kepenuhan, tanpa harus membuat kita tak sengaja membuang file penting. 

Karena ternyata, masih menurut survei Western Digital, salah satu penyebab terbesar masalah kehilangan data itu adalah karena aktivitas menghapus untuk menghemat memori. Supaya terhindar dari kehilangan data karena menghapus file ponsel yang kepenuhan, sebaiknya sebelum hapus data, coba detoks dulu ponsel kamu.

 
Bebenah Sebelum Back Up

Terkadang, yang membuat penuh bukan semata file yang kita simpan di ponsel. Tapi bisa juga karena banyak hal. Karena itu, sebaiknya mulai bebenah ponsel dengan mendetoks hal-hal yang tidak perlu. Kamu tahu Marie Kondo? Dia adalah penulis buku berjudul The Life-Changing Magic of Tidying Up, Seni Beres-beres dan Metode Merapikan Ala Jepang. Dalam bukunya tersebut, ia mengatakan “dengan membereskan rumah, kita sekaligus membereskan urusan dan masa lalu kita”. Nggak cuma rumah yang perlu diberesin, ponsel kita, yang sering kita bawa kemana-mana justru yang paling perlu buat dirapihin.

Ini yang saya lakukan untuk melegakan ponsel dan mendetoks ponsel saya tanpa khawatir kehilangan data penting


1. Menyeleksi Aplikasi
Ada berapa banyak aplikasi di smartphone kamu? Apakah semuanya kamu pakai setiap hari? Hapus aplikasi yang tidak kamu gunakan sama sekali selama 1 – 2 bulan terakhir. Jika dalam sebulan belakangan saja kamu tidak pernah menggunakannya, bisa jadi memang karena kamu tidak membutuhkannya. Jadi, lebih baik lepaskan.

2. Menghapus Cache Aplikasi
Gede juga ya cache-nya Instagram saya.

Cache adalah data sementara yang tersimpan di smarthphone. Untuk aplikasi yang sering digunakan, biasanya menyimpan cache yang cukup besar. Biasakan sebulan sekali atau saat ponsel sudah terasa penuh, hapuslah cache pada setiap aplikasi. Caranya, kamu tinggal masuk ke pengaturan atau setting ponsel kamu, kemudian masuk ke bagian aplikasi, klik aplikasi yang ingin kamu hapus cache-nya, dan pilih "hapus cache". 

3. Tutup Tab Situs di Browser
Berapa banyak website yang kamu buka di browser? Saya jumlahnya 99, hahaha! Males banget nutup karena merasa semuanya masih penting untuk dibaca. Ini juga yang membuat browser kamu jadi menyimpan banyak data dan cache. Sebisa mungkin nggak usah buka terlalu banyak tab di browser, ya!

4. Perhatikan File Manager
13 ribu foto di HP, uwow! Memori internal sisa dikit doang, hahaha.

Cek file manager kamu secara berkala. Kamu pun akan tahu berapa sisa ruang yang masih ada untuk penyimpanan, dan di bagian mana kamu paling banyak menyimpan data. Kalau saya apalagi yang paling banyak kalau bukan nyimpen foto hahaha. Sampai 13 ribu file! 

5. Pindahkan semua file yang #DibuangSayang dengan USB OTG SanDisk
Foto: Aprillia Ramadhina

Setelah sudah tahu bagian mana yang perlu dikurangin, langsung mulai aksi. Tapi, sayangnya, banyak banget foto anak saya, Arina di smartphone saya yang #DibuangSayang. Contohnya ada foto yang ngeblur, tapi senyum Arina di foto itu lagi manis-manisnya. Ada yang fotonya gelap, tapi di situ lesung pipi Arina lagi muncul-munculnya. Ada yang background-nya nggak banget, tapi ekspresi Arina lagi gemesin banget. Akhirnya numpuklah semua itu di ponsel. Jadi, sebelum dihapus, ya sebaiknya dipindahkan dulu, nantinya baru tentukan mana yang sebaiknya dibuang, mana yang tetap disimpan.

Untuk mindahinnya, saya sih pakai cara praktisnya aja, ya pakai USB OTG SanDisk. Yang punya saya adalah Sandisk Ultra Dual OTG USB Flash Drive USB 3.0. Saya punya yang kapasitasnya 16GB. Ini aja udah gede banget sih buat saya. Lho, itu kan flashdisk, kok bisa nyimpen file dari HP? Oh ya tentu saja bisa, Sandisk OTG (On The Go) ini kan punya konektor ganda jadi bisa nyimpen dari laptop maupun ponsel dan tablet. Pakai SanDisk juga dijamin bisa transfer data super cepat! Laju kecepatannya sampai 150 MB/detik! 

Kalau kamu butuh USB Sandisk OTG yang kapitasnya besar juga ada. Karena untuk jenis yang saya punya, yaitu Sandisk Ultra Dual USB Drive OTG 3.0 ini tersedia hingga kapasitas 256GB! Gede banget, kan! USB Sandisk juga terdeteksi secara otomatis saat terhubung. Ikonnya bakal langsung muncul dan langsung bisa digunakan. Pokoknya USB OTG SanDisk produk terbaik buat back up memori.

Untuk harga, terjangkau banget. Punya saya itu dijual di Shopee harganya cuma Rp 66 ribu! Kamu bisa beli langsung secara online di akun resmi SanDisk yang ada di Shopee, klik di sini: Official Store SanDisk di Shopee

6. Setelah Pindah, Baru Pilah
Foto: Aprillia Ramadhina

Setelah semua file telah dipindahkan, barulah pilah di laptop. Pilih yang terbaik dari foto yang mirip-mirip. Luangkan waktu khusus untuk benar-benar menyortir file. Intinya, jangan gegabah. Karena kalau terburu-buru menghapus langsung dari ponsel, bisa-bisa nggak sengaja kita langsung mengosongkan penyimpanan dan data penting kita hilang semua. 

Jaga yang berharga, buang yang tak perlu dikenang.
Selamat bebenah memori!

#SanDiskAPAC





Senin, 30 September 2019

6 Tips Membuat Tampilan Interior Rumah yang Menawan dan Semanis Permen

September 30, 2019 12
Foto: informa.co.id

Saya masih menyimpan mimpi, suatu saat saya punya rumah yang bisa sesuka hati saya tata sendiri. Rumah yang tidak perlu terlalu besar, yang penting cukup untuk keluarga kecil kami. Cukup untuk membuat kami betah tidak hanya sebagai tempat berkumpul, beristirahat atau tempat berlindung dan berteduh, tapi juga tempat kami memintal mimpi dan impian kami.