Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

2018, Tahun (Kembali) Ngantoran yang Luar Biasa!

Gambar
Jadi, waktu akhir 2017, saya nulis salah satu resolusi saya di tahun 2018 adalah ngantor lagi. Biar lebih stabil, biar nggak sering-seringlah ngandelin hadiah lomba atau kompetisi hahaha. Dan, itu terkabul. Bahkan di saat usia saya pas menginjak 29 tahun. Saya bekerja di sebuah media lagi. Walau, pada akhirnya saya tidak terlalu lama di sana. Tepat 5 bulan saya bekerja, saya mengajukan resign.
Saat itu, keadaan tampak tidak memungkinkan untuk saya bekerja di tempat yang jauh dari rumah, sementara saya juga masih menyusui. Iya, saya nggak sefleksibel waktu masih single. Bisa ngekos di mana-mana. Dan entah kenapa, Arina juga jadi sering sakit sejak saya kerja lagi. Kerja jauh dari rumah juga membuat energi saya habis di perjalanan. Pulang larut, pagi-paginya harus berangkat lagi.
Waktu saya sama Arina jadi sangat minim. Bahkan, pernah saya benar-benar sampai di rumah jam 12 malam karena ada acara yang harus diliput. Pernah juga saat ada acara kantor di mana peran saya cukup penting, saya…

7 Cara #CerdasDenganUangmu Agar Berhenti Jadi Generasi Sandwich

Gambar
Tahu, kan apa itu generasi sandwich? Dalam artian sederhananya, generasi sandwich merupakan sebutan untuk orang-orang yang terhimpit dengan tanggung jawab (finansial) dalam mengurus anak dan orangtua. Biasanya generasi sandwich memiliki anak-anak yang masih kecil (di bawah 18 tahun) yang tentunya belum mandiri secara finansial, dan orangtua yang juga bergantung padanya, karena tidak punya penghasilan atau dana pensiun.
Saya, termasuk dalam generasi yang terhimpit itu. Apakah kamu juga sama seperti saya? Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk terbebas dari menjadi generasi sandwich dan memutus mata rantainya? Berikut ini 7 cara #CerdasDenganUangmu agar berhenti jadi generasi sandwich.
1. Gaya hidup minimalis, gaji maksimalis, tabungan fantastis!