Jasa Raharja: Tingkatkan Sinergi untuk Maksimal Melindungi


Siapa, sih yang mau ngalamin kecelakaan? Di mana pun kita berada dan ke mana pun kita pergi, kita tentunya maunya selamat terus, dong! Tapi, terkadang, ada aja nih celaka yang bisa kita alamin. Walaupun udah mencegah dengan sedemikian rupa.

Kalau udah kejadian, pasti yang ada di pikiran kita adalah bayarnya ya kalau nggak pakai uang pribadi, ya BPJS atau asuransi pribadi. Padahal, kalau kita kecelakaan, ternyata bisa dibantu sama Jasa Raharja, lho! Hah, gimana ceritanya?

Nah, kebetulan saya berkesempatan hadir dalam undangan diskusi blogger gathering yang diadakan oleh Jasa Raharja bekerja sama dengan Tempo Media Group. Dalam diskusi bertajuk Mengenal Lebih Dekat Jasa Raharja: Kepedulian Kita, Bantu Sesama” yang berlangsung di Paradigma Café, Cikini, (18/9), Harwan Muldidarmawan, Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja memaparkan lebih dalam tentang Jasa Raharja kepada para blogger.

 Apa sih sebenarnya Jasa Raharja itu?

Untuk kamu yang belum tahu, Jasa Raharja merupakan BUMN yang memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi sosial dan asuransi wajib yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Perlindungan ini berlaku bagi setiap penumpang sah angkutan umum darat, laut dan udara yang merupakan hak kita sebagai pengguna jalan dan transportasi di Indonesia.

 
Apakah perlindungan Jasa Raharja hanya diberikan pada penumpang angkutan umum?


Mungkin kamu pernah mendengar di berita bahwa Jasa Raharja memberikan santunan kepada korban kecelakaan bus, kapal, pesawat atau kereta. Yang intinya penumpang angkutan umum. Padahal, bukan penumpang angkutan umum saja lho yang berhak mendapatkan santunan.

Jadi, perlu kamu ketahui ya bahwa ketika kamu membeli tiket angkutan umum resmi, terdapat iuran wajib jasa raharja yang tercatat dalam tiket. Karena telah membayar iuran tersebut, otomatis kamu sudah mendapat perlindungan Jasa Raharja. Dengan catatan angkutan umumnya harus yang resmi, ya!



Selain untuk penumpang angkutan umum resmi, perlindungan juga diberikan untuk pemilik kendaraan bermotor resmi. Sebagai pemilik kendaraan bermotor, kamu telah membayar SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) bersamaan dengan membayar pajak kendaraan bermotor di Samsat. Dengan begitu kamu mendapat perlindungan Jasa Raharja.

Bukan hanya pemilik kendaraannya saja, kalaupun kamu seorang pejalan kaki, atau pemakai sepeda, jika kamu ditabrak di jalan oleh kendaraan bermotor, kamu juga bisa meminta bantuan ke Jasa Raharja. Tapi perlu diingat, bahwa bantuan ini untuk korban kecelakaannya yang ditanggung, bukan propertinya. Kalau kendaraannya yang ringsek ya jangan ke Jasa Raharja, atuh ke bengkel! Kalau kecelakaannya tunggal, misalnya kamu bengong terus masuk selokan juga nggak ditanggung, ya.


Bagaimana prosedur klaim ke Jasa Raharja?


Jika kamu mengalami kecelakaan, atau keluargamu mengalaminya, laporkan kecelakaan tersebut ke polisi, nantinya polisi yang akan membantu meneruskannya ke Jasa Raharja. Atau jika korban sudah dibawa ke rumah sakit, data dari rumah sakit itu juga yang akan membantu pihak Jasa Raharja untuk meninjai, jika memang keterangan yang diinput adalah akibat kecelakaan lalu lintas. Nantinya, pihak Jasa Raharja yang akan memroses, kemudian jika memang korban dinyatakan berhak mendapat santunan, maka Jasa Raharja yang akan membayarnya. Selain ke korban, bisa juga ke ahli warisnya apabila korban sampai meninggal. 

"Total pembayaran yang telah diberikan oleh Jasa Raharja hingga Agustus 2018 mencapai Rp 1,63 T. Prosesnya pun cepat. Sejak kecelakaan terlapor maka dalam kurun satu hari, petugas sudah bisa langsung sigap untuk meninjau. Jika berkas sudah lengkap, tidak sampai setengah jam pembayaran sudah bisa dilakukan. Bahkan kalau korban punya BPJS, tetap kami cover. Kami memang ingin mengedepankan sinergi, terutama bekerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti kepolisian dan rumah sakit. Agar jika memang ada kecelakaan terjadi, polisi dan rumah sakit juga membantu menginfokan agar kami bisa segera menanganinya. Kami sudah bekerja sama dengan sekitar 2000 rumah sakit di Indonesia dan akan terus bertambah lagi ke depannya,” ujar Harwan. Selain melalui kepolisian dan rumah sakit, Jasa Raharja juga menerima pengajuan santunan online, lho!

Besar jaminan perlindungan yang diberikan Jasa Raharja

Selain memberikan santunan kepada korban, Jasa Raharja juga gencar menjalankan program pencegahan kecelakaan, seperti program mudik gratis, mensosialisasikan safety riding hingga membuka kegiatan dialog-dialog publik.

Selama ini model pendanaan Jasa Raharja mengandalkan Iuran Wajib (penumpang angkutan umum) dan Sumbangan Wajib (pemilik kendaraan bermotor) sebagai sumber dana utama. Akan tetapi, dalam buku Service Transformation: Perjalanan Jasa Raharja Mencapai Service Excellence (2017) dijelaskan bahwa ke depannya Jasa Raharja akan melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan melalui pengembangan investasi.

Hal ini akan memungkinkan naiknya santunan atau cakupan santunan tanpa menaikkan besaran IW dan SW. Artinya, Jasa Raharja ingin memberikan manfaat lebih ke masyarakat tanpa memberi beban lebih kepada mereka. Wah, perlu didukung ya langkah semacam ini. Semoga Jasa Raharja bisa terus berbenah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan untuk masyarakat. Dan buat kita semua, selalu tertib dalam berkendara, ya. Selalu utamakan selamat dalam setiap perjalanan!

Contact Center Jasa Raharja: 150 00 20
SMS Center: 0812 10 500 500

Jangkauan Layanan Jasa Raharja





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadiah Ulang Tahun ke-58 untuk Mama Tercinta

Ayo, Dukung BPK Kawal Harta Negara!

Aku Ingin Hidup Lebih dari 1.000 Tahun Untukmu, Anakku