Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Bagaimana Mengatasi Baby Blues Syndrome?

Gambar
Tanggal 7 Desember 2016, saya melahirkan anak saya, Arina Kamila. Sejak hamil, saya sudah banyak-banyak berdoa dan berharap agar setelah melahirkan saya tidak mengalami sindrom baby blues. Tapi kenyataan berkata lain. Empat hari saya di rumah sakit, saya merasa baik-baik saja, tidak ada hal aneh yang terlalu saya rasakan. Saya pikir, saya terbebas dari sindrom ini. Tapi, setelah pulang ke rumah, segalanya berubah. Saya mengalami “jetlag” yang luar biasa dan belum pernah saya rasakan. Payudara yang lecet dan bengkak, badan yang belum bisa bergerak bebas paska operasi, nyeri yang kadang sulit ditahan, minum berbagai obat, tidur yang tidak nyenyak karena harus menyusui setiap dua jam sekali, belum lagi mendengar tangisan bayi yang disebabkan banyak hal.
Saya merasa hidup saya berubah drastis.
Di hari kedua saya berada di rumah, saya merasa mual yang luar biasa sampai tidak bisa makan lebih dari enam jam, nafas saya sesak, terkadang terasa menggigil, saya pun dibawa ke UGD lagi. Selama tid…